Monthly Archives: April 2016

Diabetes Insipidus

Diabetes Insipidus

Diabetes Insipidus

Diabetes Insipidus adalah penyakit yang ditandai dengan rasa haus yang luar biasa disertai dengan peningkatan frekuensi buang air kecil. Jika sudah sangat parah, penderitanya bisa mengeluarkan air kencing sebanyak 20 liter dalam sehari.

Penyakit diabetes insipidus ini sangat berkaitan erat dengan hormon ADH (anti-diuretik hormon) atau reseptornya. Hormon ADH sendiri memiliki peranan dalam proses pemekatan urin di ginjal, sehingga terjadi keseimbangan antara jumlah air dan elektrolit dalam tubuh.

Bila terjadi gangguan pada produksi hormon ADH atau masalah pada reseptornya di ginjal, maka akan membuat produksi urin meningkat / menjadi berlebihan dan bisa mengakibatkan dehidrasi. Inilah yang membuat Anda penderita diabetes insipidus sering merasa kehausan setiap saat.

Penyebab Diabetes Insipidus

Diabetes insipidus berbeda dengan diabetes melitus. Diabetes insipidus tidak berkaitan dengan jumlah kadar gula dalam darah.

Terjadinya diabetes insipidus dikarenakan gangguan pada hormon ADH (anti-diuretik hormon), produksi hormon antidiuretik berkurang atau ketika ginjal tidak lagi merespons seperti biasa terhadap hormon antidiuretik. Akibatnya, ginjal mengeluarkan terlalu banyak cairan dan tidak bisa menghasilkan urine yang pekat.

Ciri-Ciri atau Gejala Diabetes Insipidus

Diabetes Insipidus

Gejala utama dari penyakit diabetes insipidus ini adalah rasa haus yang berlebihan dan seringnya buang air kecil. Jika sudah parah, penderita diabetes insipidus dapat buang air kecil sebanyak 3-4 kali setiap jamnya. Selain itu, penderita diabetes insipidus ini dapat mengalami gejala kulit kering.

Sedangkan gejala diabetes insipidus yang terjadi pada anak-anak terlebih pada balita yang masih belum bisa berkomunikasi dengan baik, agak sulit dibedakan. Dan berikut beberapa gejala diabetes insipidus pada anak.

  • Mengompol pada waktu tidur
  • Penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas
  • Menangis secara berlebihan
  • Merasa kelelahan dan keletihan
  • Suhu tubuh tinggi atau hipertermia
  • Mudah terusik atau marah
  • Kehilangan selera makan dan pertumbuhan lebih lambat.

Jika gejala-gejala dari diabetes insipidus di atas terjadi pada Anda atau anggota keluarga Anda yang lainnya, untuk memastikan apakah itu diabetes insipidus atau bukan, Anda disarankan untuk segera memeriksakannya ke dokter.

Diagnosis diabetes insipidus dilakukan dengan pemeriksaan lab, diantaranya:

1. Urinalisis
2. Level ADH plasma
3. Kadar elektrolit darah
4. Output urin, dan
5. Kadar glukosa darah, untuk mengeleminasi kemungkinan diabetes mellitus

Demikian artikel mengenai pengertian diabetes insipidus beserta gejala, penyebab dan diagnosa nya.

Terima kasih sudah menyimak. Semoga artikel diatas bisa bermanfaat untuk kita semua

Kesehatan adalah infestasi masa depan yang lebih berharga dari uang

By : Terapi Obat Diabetes

Diabetes Insipidus

Menu Sarapan Sehat Untuk Penderita Diabetes Tipe 1

Menu Sarapan Sehat Untuk Penderita Diabetes Tipe 1

Menu Sarapan Sehat Untuk Penderita Diabetes Tipe 1 – Penderita diabetes di wajibkan untuk menjaga asupan makanan sehari-hari, termasuk saat sarapan. Ini bertujuan agar kadar gula dalam darah tetap terkendali.

Salah satu makanan yang harus dihindari oleh penderita penyakit diabetes tipe 1 ini adalah makanan yang memiliki karbohidrat dan gula yang tinggi. Makanan yang mengandung karbohidrat dan atau gula tinggi dapat mempengaruhi kadar gula darah penderita diabetes.

Berikut ini beberapa menu sarapan sehat untuk penderita diabetes tipe 1

Menu Sarapan Sehat Untuk Penderita Diabetes Tipe 1

  • Buah dan sayuran segar

Penderita diabetes tipe 1 sangat direkomendasikan untuk mengkonsumsi buah dan sayuran segar tanpa menambahkan bahan lain kedalamnya. Seperti saus, mayonaise atau garam. Buah yang paling direkomendasikan adalah segala macam jenis jeruk dan untuk sayuran, bayam dan brokoli serta paprika dan wortel adlah pilihan yang sangat tepat.

  • Biji-bijian dan makanan yang mengandung karbohidrat rendah

Biji-bijian seperti jagung dapat dikonsumsi oleh Anda penderita diabetes sebagai pengganti nasi. Selain jagung, makanan selanjutnya yang baik untuk dikonsumsi oleh penderita diabetes adalah beras merah yang rendah karbohidrat.

Penting Untuk Dibaca : Obat Diabetes Herbal

  • Susu rendah lemak

Untuk minumnya, Anda bsa mengkonsumsi 1 gelas susu rendah lemak tanpa gula atau yoghurt dan 2 gelas air putih.

  • Ikan dan daging

Untuk mengkonsumsi 2 jenis makanan ini, Anda harus memilih daging yang bebas dari lemak. Untuk ayam, jangan makan kulitnya, dan untuk daging merah, jangan makan gajih atau lemak daging tersebut. Makanan yang berlemak membutuhkan insulin yang banyak dalam pengolahannya.

  • Telur rebus

Untuk melengkapi sarapan Anda, Anda juga dapat menambahkan 1 butor telur rebus

Itulah beberapa menu sarapan sehat untuk penderita diabetes tipe 1 yang bisa Anda konsumsi di pagi hari.

Untuk penderita diabetes, sebaiknya makanan di olah dengan cara di bakar atau dikukus serta tidak menambahkan garam kedalamnya.

Demikian informasi mengenai menu sarapan sehat untuk penderita diabetes tipe 1. Semoga artikel kesehatan di atas bisa bermanfaat untuk kita semua.

By : Terapi Obat Diabetes

Menu Sarapan Sehat Untuk Penderita Diabetes Tipe 1